Or signin with Logo Abatasa
Forgot password?
Belum Jadi Member
Daftar Sekarang
Konsultasi Syariah » Thaharah » Maksud ayat: Layamassuhu Illa al-Muthahharun
Ustadz Aang Asy'ari, Lc
 
Konsultasi Syariah bersama Ustadz Aang Asy'ari, Lc
Direktur Eksekutif Aswaja Center & Dosen UNISA Kuningan

Kirim Pertanyaan

Maksud ayat: Layamassuhu Illa al-Muthahharun
Pertanyaan : Ketika kita memegang dan membaca Al-Qur`an tertera kalimat "LAYAMASUHU" atau atau YANG DISUCIKAN. Apakah harus suci dari HADAST (Fisiknya) atau HATInya, karena ketika berhadats kita sudah bersuci. Mohon dijelaskan..!!
Rabu, 21 November 2012 09:22 WIB | Imam Supriadi, Kota Depok

Jawaban : Wa’alaikum Salm Wr. Wb
Permasalahan ini sebenarnya pernah kami bahas pada pertanyaan sebelumnya. Namun tidak ada salahnya kami pertegas kembali.
Mengenai hukumnya memegang al-Qur’an tanpa wudlu, ulama fikih memang berbeda pendapat, ada yang memperbolehkan dan ada yang mengharamkan. Perbedaan pendapat ini terjadi karena perbedaan dalam menafsirkan firman Allah dalam surat al-Waqi’ah ayat 79 :
a

Artinya : "Tidak boleh menyentuhnya kecuali orng yang orang-orang yang disucikan"

Menurut yang memperbolehkan, "orang-orang yang disucikan" adalah malaikat dan yang tidak boleh disentuhnya adalah al-Qur’an yang ada di Lauh al-Mahfudz. Sedangkan menurut yang mengharamkan "orang-orang yang disucikan" adalah manusia dan yang tidak boleh disentuhnya adalah al-Qur’an yang ada di dunia. Pendapat ini diperkuat oleh surat nabi kepada Amar bin Hazm yang berbunyi : "Tidak boleh menyentuh al-Qur’an kecuali orang yang suci" . Maka jelaslah al-Qur’an yang dimaksud disini adalah al-Qur’an yang ada di dunia.

Walaupun memang terjadi perbedaan pendapat, namun bagi kita alangkah lebih baik memilih pendapat yang mengharamkan memegang mushaf tanpa wudlu dengan pertimbangan sbb :
1. Pendapatnya diikuti oleh banyak ulama-ulama terkemuka
2. Agar dalam hati kita tertanam rasa ta’dzim (mengagungkan) terhadap al-Quran.
Adapun kesucian hati, tidaklah menjadi syarat diperbolehkannya memegang al-Qur’an. Bahkan orang yang hatinya kotor, banyak penyakit-penyakit hati dianjurkan untuk banyak-banyak memegang dan membaca al-Qur’an agar penyakit-penyakit hatinya bisa terobati.

Demikianlah penjelasannya semoga bermanfaat. Wallahu a’lam Bishowab
Wassalamu’alakum Wr.Wb.





Al-Qur'an Online

Anda juga bisa menggunakan navigasi berdasarkan surat yang telah disediakan dibawah ini:

Audio Ceramah
Zina Menghapus Rezeki
KH. Yusuf Mansyur Zina Menghapus Rezeki
Rahasia Tenang Dunia Akhirat
K.H Abdullah Gymnastiar Rahasia Tenang Dunia Akhirat
Kun Fayakun
KH. Yusuf Mansyur Kun Fayakun
connect with abatasa