Or signin with Logo Abatasa
Forgot password?
Belum Jadi Member
Daftar Sekarang
Konsultasi Syariah » Thaharah » Donor Darah
Ustadz Aang Asy'ari, Lc
 
Konsultasi Syariah bersama Ustadz Aang Asy'ari, Lc
Direktur Eksekutif Aswaja Center & Dosen UNISA Kuningan

Kirim Pertanyaan

Donor Darah
Pertanyaan : Assalamu`alaikum Wr. Wb. Pak Ustadz betulkah hukum donor darah haram, karena hukum darah sendiri adalah najis dan kita tidak boleh bersedekah dengan sesuatu yang najis?
Kamis, 30 Mei 2013 08:02 WIB |

Jawaban :

Wa’alaikum Salam Wr. Wb.

Jawaban:
Donor darah apabila bertujuan untuk menolong/menyelamatkan nyawa dan dokter menyatakan aksi donor darah pendonor tidak akan membahayakan jiwanya maka hukumnya boleh, bahkan bisa wajib kalau hanya dia satu-satunya yang bisa menolong pasien yang membutuhkan darah.

Yang tidak boleh adalah kita/pendonor memperjualbelikan darah untuk kepentingan komersil. Adapun dari sisi pasien, dia diperbolehkan membeli darah seandainya tidak menemukan penonor darah yang gratis. Karena dalam konteks tersebut sudah dikategorikan darurat.
Walhasil donor darah adalah tindakan yang amat mulia karena dapat menyelamatkan jiwa orang-orang yang sangat membutuhkannya. Donor darah diperbolehkan dengan syarat diantaranya:
  1. Betul-betul dibutuhkan dan akan membantu pasien
  2. Aksi donor darahnya tidak membahayakan jiwa pendonor
  3. Darah pendonor aman dari penyakit-penyakit yang membahayakan penerima donor/pasien
Wallahu a’lam





Al-Qur'an Online

Anda juga bisa menggunakan navigasi berdasarkan surat yang telah disediakan dibawah ini:

Audio Ceramah
Zina Menghapus Rezeki
KH. Yusuf Mansyur Zina Menghapus Rezeki
Rahasia Tenang Dunia Akhirat
K.H Abdullah Gymnastiar Rahasia Tenang Dunia Akhirat
Kun Fayakun
KH. Yusuf Mansyur Kun Fayakun
connect with abatasa