Or signin with Logo Abatasa
Forgot password?
Belum Jadi Member
Daftar Sekarang
Konsultasi Syariah » Lainnya » Terorisme dan Jihad?
Ustadz Aang Asy'ari, Lc
 
Konsultasi Syariah bersama Ustadz Aang Asy'ari, Lc
Direktur Eksekutif Aswaja Center & Dosen UNISA Kuningan

Kirim Pertanyaan

Terorisme dan Jihad?
Pertanyaan : Assalamu`alaikum Wr. Wb. Ustadz apa perbedaan antara jihad dan terorisme. Syukran
Kamis, 07 Mei 2015 08:12 WIB |

Jawaban :

Wa`alaikum Salam Wr. Wb.

Dalam Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) nomor 3 tahun 2004, MUI dengan tegas menepis persepsi keliru ini dan secara jelas membedakan ranah mana yang masuk kategori jihad dan mana yang termasuk tindakan terorisme yang dikecam Islam.

Terorisme adalah tindakan kejahatan terhadap kemanusiaan dan peradaban yang menimbulkan ancaman serius terhadap kedaulatan Negara, bahaya terhadap keamanan, perdamaian dunia serta merugikan kesejahteraan masyarakat. Terorisme adalah salah satu bentuk kejahatan yang diorganisasi dengan baik (well organized), bersifat trans-nasional dan digolongkan sebagai kejahatan luar biasa (extra-ordinary crime) yang tidak membeda-bedakan sasaran (indiskrimatif).

Sedangkan konsep jihad dalam Islam, mengandung dua pengertian: pertama, segala usaha dan upaya sekuat tenaga serta kesediaan untuk menanggung kesulitan di dalam memerangi dan menahan agresi musuh dalam segala bentuknya. Jihad dalam pengertian ini juga disebut al-qital atau al-harb. Kedua, jihad diartikan sebagai segala upaya yang sungguh-sungguh dan berkelanjutan untuk menjaga dan meninggikan agama Allah (li i`laai kalimatillah).

Dari penjelasan di atas jelas sekali jihad dan terorisme adalah dua konsep yang saling bertolak belakang. Terorisme, Sifatnya merusak (ifsad) dan anarkhis/chaos (faudha) dan bertujuan untuk menciptakan rasa takut dan atau menghancurkan pihak lain dan dilakukan tanpa aturan dan sasaran tanpa batas.

Sedangkan jihad Sifatnya melakukan perbaikan (islah) sekalipun dengan cara peperangan. Tujuannya adalah menegakkan agama Allah dan atau membela hak-hak pihak yang terzhalimi. Dalam penerapannya, operasi jihad harus mengikuti aturan yang ditentukan oleh syariat dengan sasaran musuh yang sudah jelas. Tidak boleh bertindak membabi buta dan ngawur.

Definisi dan konsep yang berbeda antara jihad dan terorisme ini secara otomatis akan menghasilkan konsekunsi hukum yang berbeda karena kata ulama fiqh: al-hukmu a`la asy-syai far`un `an tashawwurihi, bahwa hukum sesuatu sangat bergantung kepada hakikat dan definisnya. Melakukan tindakan teror (terorisme) adalah haram hukumnya, baik dilakukan oleh perorangan, kelompok maupun Negara. Sementara hukum melakukan jihad adalah wajib. Wallahu a`lam.





Al-Qur'an Online

Anda juga bisa menggunakan navigasi berdasarkan surat yang telah disediakan dibawah ini:

Audio Ceramah
Zina Menghapus Rezeki
KH. Yusuf Mansyur Zina Menghapus Rezeki
Rahasia Tenang Dunia Akhirat
K.H Abdullah Gymnastiar Rahasia Tenang Dunia Akhirat
Kun Fayakun
KH. Yusuf Mansyur Kun Fayakun
connect with abatasa