Or signin with Logo Abatasa
Forgot password?
Belum Jadi Member
Daftar Sekarang
Pustaka » Bahasa Arab » » Musnad Ilaih yang harus dijelaskan
Musnad Ilaih yang harus dijelaskan
Selasa, 00 0000
Tulisan Terkait

Artinya: "Harus menjelaskan kamu kepada musnad ilaih itu karena:

  1. Asal serta tiada alasan untuk membuangnya;
  2. Berhati-hati, kalau dibuang takut ada salah faham;
  3. Bodoh pendengarnya, segala sesuatu harus jelas saja;
  4. Dimaksud menjelaskannya (seperti jawabanmu: tidak: ;
  5. Bermaksud memanjangkan perkataan, sebab sangat mengharap perhatian yang sungguh-sungguh dari pendengarnya, seperti jawaban Nabi Musa AS atas pertanyaan Allah: = Apakah pada tanganmu, Musa?, jawab Nabi Musa: = Ini tongkat, untuk bertelekan atas biri-biriku dan bagiku padanya masih banyak lagi kebutuhan lainnya. Padahal cukup dengan jawaban:
  6. Karena merasa enak mengucapkannya, seperti kata orang: = Apakah kekasihmu menyukai?. Jawabnya: = Kekasihku menyukai.
  7. Untuk mengambil berkah, seperti: = Nabi Muhammad SAW yang akan menyafa'ati kita di hadhirat Allah.
  8. Untuk ta'zhim, seperti: = Nabi Muhammad SAW hamba Allah dan Rasul-Nya.
  9. Untuk menghinakan, seperti: = Orang maksiat itu hina.
  10. Karena merasa rindu, seperti: = Nabi Muhammad SAW akan menyafa'ati setiap orang yang berziarah kepadanya.
  11. Darurat nazham, seperti:

    Artinya: Telah berkata orang yang mencerca aku dan dia telah melihat dan menyukainya: Sifati kepadaku kekasihmu! Jawabku: Kekasihku sendirian". Yang menjadi contoh lafazh yang tak perlu diucapkan lagi.
  12. Darurat sajak, seperti:

    Artinya: "Kekasih telah meminta 2 teguk air untuk menghilangkan dahaga. Kataku kepadanya: Ya Tuhan! dari mana 2 teguk itu?" Yang menjadi contoh, lafazh dan , sebab tak perlu diucapkan lagi.
  13. Bermaksud ibadah dengan menyebutnya, seperti:
  14. Merasa kaget, seperti: = Zaid melawan macan.
  15. Menakut-nakuti, seperti katamu kepada orang yang kau nasehati: . Ditegaskan lafazh Allahnya.
  16. Untuk memantapkan dalam jiwa pendengar, seperti: = Mereka itu mendapat petunjuk Tuhannya dan mereka berbahagia.
  17. Kesaksian dalam pengadilan, seperti: = Zaid telah mengetahui aku, Zaid telah meminjam dari aku dsb.
  18. Untuk pembukuan, pencatatan dan kepentingan administrasi lainnya.







comments powered by Disqus
Al-Qur'an Online

Anda juga bisa menggunakan navigasi berdasarkan surat yang telah disediakan dibawah ini:

Audio Ceramah
Zina Menghapus Rezeki
KH. Yusuf Mansyur Zina Menghapus Rezeki
Rahasia Tenang Dunia Akhirat
K.H Abdullah Gymnastiar Rahasia Tenang Dunia Akhirat
Kun Fayakun
KH. Yusuf Mansyur Kun Fayakun
connect with abatasa