Or signin with
Logo Abatasa Logo Abatasa
Forgot password?
Belum Jadi Member
Daftar Sekarang
Pustaka » Fiqih » Sholat » Sunnah-Sunnah dan Makruh Sholat
Sunnah-Sunnah dan Makruh Sholat
Sunnah Ab`adh, adalah perkara-perkara sunnah dalam sholat yang harus dikerjakan. Apabila lupa mengerjakannya, maka harus melakukan sujud sahwi (tentang caranya bacalah sub bab: "Macam-macam Sujud).
Selasa, 10 April 2012

Dalam mengerjakan sholat ada dua macam sunnah.

Sunnah Hai`ah
, adalah perkara-perkara sunnah dalam sholat yang baik untuk dikerjakan. Perkara-perkara yang termasuk sunnah hai`ah adalah:

  • mengangkat kedua tangan ketika takbirotul ihrom, sewaktu akan ruku`, dan saat akan berdiri kembali setelah ruku`
  • ketika bersedekap meletakkan pergelangan tangan kanan di atas pergelangan tangan kiri;
  • membaca doa iftitah (pembuka)
  • membaca isti`adzoh (ta`awwuds) mengawali bacaan fatihah;
  • membaca "amin" setelah akhir surat Al-Fatihah
  • membaca surat atau ay at-ayat Al-Qur`an;
  • mengeraskan bacaan fatihah dan bacaan surat Al-Qur`an pada rokaat pertama dan kedua sewaktu sholat Maghrib, Isya` dan Subuh.
  • membaca takbir. "Allaahu Akbar" setiap bergerak pindah posisi;
  • membaca tasbih sewaktu ruku` dan sujud
  • membaca "Sami`allaahu liman chamidah" (Allah mendengar orang yang memuji-Nya) ketika bangkit dari ruku`, lalu dilanjutkan dengan membaca doa I`tidal.
  • Meletakkan tangan di atas paha sewaktu duduk tasyahud awal dan akhir dengan tangan kanan menggenggam;
  • Duduk iftirosy dalam duduk antara duduk dua sujud;
  • Duduk tawaruk simpuh pada duduk tasyahud akhir dengan tegak;
  • membaca salam yang kedua;
  • memalingkan wajah ke kanan saat membaca salam pertama, dan memalingkan wajah ke kiri sewaktu mengucap salam kedua.
Sunnah Ab`adh, adalah perkara-perkara sunnah dalam sholat yang harus dikerjakan. Apabila lupa mengerjakannya, maka harus melakukan sujud sahwi (tentang caranya bacalah sub bab: "Macam-macam Sujud). Yang termasuk sunnah ab`adh adalah:

  • membaca tasyahud awal
  • membaca sholawat pada tasyahud awal;
  • membaca sholawat atas keluarga Nabi Muhammad saw. pada tasyahud akhir;
  • membaca doa qunut pada sholat shubuh dan sholat witir (mulai dari pertengahan hingga akhir bulan Romadhon)

Dalam mengerjakan sholat juga ada perbuatan makruh (yakni lebih baik ditinggalkan). Perbuatan-perbuatan yang termasuk makruh apabila dilakukan sewaktu sholat, adalah:

  1. memejamkan mata;
  2. menutup mulut rapat-rapat;
  3. menengok ke kiri atau ke kanan;
  4. menengadah ke langit;
  5. tidak memakai kopyiah;
  6. menahan hadats;
  7. melakukan hal-hal yang dapat mengurangi kekhusyukan







comments powered by Disqus
Al-Qur'an Online

Anda juga bisa menggunakan navigasi berdasarkan surat yang telah disediakan dibawah ini:

Audio Ceramah
Zina Menghapus Rezeki
KH. Yusuf Mansyur Zina Menghapus Rezeki
Rahasia Tenang Dunia Akhirat
K.H Abdullah Gymnastiar Rahasia Tenang Dunia Akhirat
Kun Fayakun
KH. Yusuf Mansyur Kun Fayakun
connect with abatasa