Or signin with Logo Abatasa
Forgot password?
Belum Jadi Member
Daftar Sekarang
Pustaka » Hikmah » » Perempuan Memiliki Otak yang Cerdas
Perempuan Memiliki Otak yang Cerdas
Perempuan pun sebagai bagian dari manusia diciptakan oleh Allah dengan dibarengi "kelengkapan" yang memungkinkan dirinya mampu meningkatkan kualitas sumber daya insaninya. Salah satu kelengkapan yang dimiliki manusia itu...
Jum'at, 09 Mei 2014

Manusia adalah makhluk ciptaan Allah yang paling sempurna. Berbagai “kelengkapan” yang dimilikinya memberi kemungkinan bagi manusia untuk meningkatkan kualitas sumber daya dirinya. Perempuan pun sebagai bagian dari manusia diciptakan oleh Allah dengan dibarengi "kelengkapan" yang memungkinkan dirinya mampu meningkatkan kualitas sumber daya insaninya. Salah satu kelengkapan yang dimiliki manusia itu bernama OTAK.

Otak adalah pusat sistem saraf (central nervous system) pada manusia dan beberapa makhluk Allah lainnya. Otak mengatur dan mengkordinir sebagian besar gerakan, perilaku, dan fungsi tubuh manusia, seperti detak jantung, tekanan darah, keseimbangan cairan tubuh, dan suhu tubuh. Otak juga bertanggung jawab atas fungsi seperti pengenalan, emosi, ingatan, pembelajaran motorik, dan segala pembelajaran lainnya (Tadkiroatun Musfirah, 2011: 21).

Berat keseluruhan otak manusia tidak lebih dari 1,5 kg atau sekitar 2,5 persen dari berat keseluruhan tubuh. Masa otak terdiri dari 78% air, 10% lemak, 8% protein, menggunakan 20% energi tubuh, berisi lebih dari 100 miliar neuron, 1 trilyun sel glial, 1000 trilyun titik sambungan sinaptik, dan 280 kuintalium memori (Gunawan, 2003: 22).

Hebatnya lagi, otak manusia terdiri dari dua belahan (hemispere), yaitu belahan kiri dan belahan kanan. Masing-masing belahan mempunyai konsentrasi dan intensitas fungsi berbeda-beda, namun tak dapat dipisahkan (Rudiana, 2011: 25). Dan akhir-akhir ini, ditemukan istilah otak kanan yang berfungsi mensinergikan belahan otak kiri dan kanan.

Kebanyakan kita mengira tidak ada perbedaan yang signifikan antara otak laki-laki dan perempuan. Karena memang tidak didapati satu keterangan pun dari Al-Qur`an dan haditst yang secara langsung menunjukkan perbedaan otak laki-laki dan perempuan. Namun penelitian mutakhir menemukan perbedaan yang mencolok antara otak laki-laki dan perempuan.

Michael Gurian dalam bukunya What Could He Be Think-ing? How a Man’s Mind Really Works, menjelaskan bahwa perbedaan antara otak laki-laki dan perempuan terletak pada ukuran bagian-bagian otak, bagaimana bagian-bagian itu berhubungan, serta cara kerjanya. Perbedaan mendasar antar keduanya adalah:

1. Perbedaan spasial. Pada laki-laki, otak cenderung berkembang dan memiliki spasial yang lebih kompleks seperti kemampuan perancangan mekanis, pengukuran penentuan arah abstraksi, dan manipulasi benda-ben-da fisik. Tak heran jika laki-laki suka sekali mengutak-atik kendaraan.

2. Perbedaan verbal. Daerah korteks otak laki-laki lebih banyak tersedot untuk melakukan fungsi-fungsi spasial dan cenderung memberi porsi sedikit pada daerah korteks untuk memproduksi dan menggunakan kata-kata. Kumpulan saraf yang menghubungkan otak kiri-kanan atau corpus collosum otak laki-laki lebih kecil seperempat ketimbang otak perempuan. Bila otak laki-laki hanya menggunakan belahan otak kanan, otak perempuan bisa memaksimalkan keduanya. Itulah mengapa perempuan lebih banyak bicara ketimbang laki-laki. Dalam sebuah penelitian disebutkan, perempuan menggunakan sekitar 20.000 kata per-hari, sementara laki-laki hanya 7.000 kata. Termasuk perempuan bisa memaksimalkan multitasking-nya, menggendong si kecil, sembari memasak dan menyaksikan sinetron favorit di televisi. Sementara kaum laki-laki, jangan heran kalau mereka tidak mendengarkan panggilan Anda ketika tengah menyimak pertandingan sepak bola dari klub favorit atau tengah menyaksikan film kesayangan di televisi.

3. Perbedaan bahan kimia. Otak perempuan lebih banyak mengandung serotonin yang membuatnya bersikap tenang. Tak aneh jika perempuan lebih kalem menanggapi ancaman yang melibatkan fisik, sedangkan laki-laki lebih cepat naik pitam. Selain itu, otak perempuan juga memiliki oksitosin, yaitu zat yang mengikat manusia dengan manusia lain atau dengan benda lebih banyak. Dua hal ini mempengaruhi kecenderungan biologis otak laki-laki untuk tidak bertindak lebih dahulu ketimbang bicara.

4. Memori lebih besar. Pusat memori (hippocampus) pada otak perempuan lebih besar ketimbang pada otak pria. Ini bisa menjawab pertanyaan kenapa laki-laki mudah lupa, sementara perempuan bisa mengingat segalanya dengan detail. Berdasarkan hasil pengamatan Gurian di atas, kita dapat menyimpulkan bahwa perempuan memiliki area penyimpan memori dalam otak yang lebih besar dibandingkan laki-laki.

(Bersambung....)







comments powered by Disqus
Al-Qur'an Online

Anda juga bisa menggunakan navigasi berdasarkan surat yang telah disediakan dibawah ini:

Audio Ceramah
Zina Menghapus Rezeki
KH. Yusuf Mansyur Zina Menghapus Rezeki
Rahasia Tenang Dunia Akhirat
K.H Abdullah Gymnastiar Rahasia Tenang Dunia Akhirat
Kun Fayakun
KH. Yusuf Mansyur Kun Fayakun
connect with abatasa