Or signin with Logo Abatasa
Forgot password?
Belum Jadi Member
Daftar Sekarang
Pustaka » Hikmah » » Rahasia Puasa ( bag 1 )
Rahasia Puasa ( bag 1 )
Dr. Yusuf Qardhawi dalam Al Ibadah Fil Islam menjelaskan ada lima rahasia puasa yang bisa kita renungkan untuk kemudian menjadi stimulus penting bagi semangat kita dalam berpuasa..
Rabu, 01 Agustus 2012

Dr. Yusuf Qardhawi dalam Al Ibadah Fil Islam menjelaskan ada lima rahasia puasa yang bisa kita renungkan untuk kemudian menjadi stimulus penting bagi semangat kita dalam berpuasa. Berikut ini akan penulis uraikan satu persatu tentang lima rahasia tersebut.
1. Menguatkan Jiwa
Dalam hidup ini, tak sedikit kita dapati manusia yang di-dominasi oleh hawa nafsunya, lalu manusia itu menuruti apapun yang menjadi keinginannya meskipun keinginan itu merupakan sesuatu yang bathil dan mengganggu serta merugikan orang lain. Betapa banyak orang yang sudah tak menjadi ’manusia’ lagi. Mereka melakukan hal-hal yang membuat mereka keluar dari kodrat mereka sebagai manusia, yang menghormati dan men¬jaga hubungannya dengan manusia lain serta menjaga tingkah lakunya sedemikian rupa. Mereka lebih cenderung menampak¬kan diri mereka laksana binatang, bahkan kadang-kadang lebih buruk dari binatang. Memang, manusia itu jika baik, kebaikan dan kemuliaannya terasa melebihi malaikat. Namun jika jahat, keburukan dan kejahatan yang dilakukannya melebihi kejaha¬tan dan keburukan setan laknatullah.
Karenanya, di dalam Islam ada perintah untuk memerangi hawa nafsu dalam arti berusaha untuk bisa mengendalikannya, bukan membunuh nafsu yang membuat kita tidak mempu¬nyai keinginan terhadap sesuatu yang bersifat duniawi. Sebab bagaimanapun dunia adalah tempat dan ajang bagi kita untuk beramal dan berbuat baik. Maka dalam menjalani kehidupan di dunia yang penuh tipu daya dan keburukan yang ditimbulkan oleh setan ini diperlukan pengendalian yang intens dan tertata agar kita tak dengan mudah terbawa alur setan. Dapat diilustrasikan, jika kita kalah perang, itu masih belum seberapa, meski kekalahan dalam peperangan merupakan kunci penderitaan yang akan dialami secara berkepanjangan oleh si penderita kekalahan. Itu masih belum seberapa. Yang paling menyedihkan adalah saat kita kalah dalam peperangan melawan hawa nafsu, yang menyebabkan kita kehilangan esensi sebagai manusia. Membuat kita terjerumus pada hal-hal yang tak mengisyaratkan
bahwa kita manusia. Sungguh menyedihkan. Manakala dalam peperangan ini manusia mengalami kekalahan, malapetaka be¬sar akan terjadi karena manusia yang kalah dalam perang mela¬wan hawa nafsu itu akan mengalihkan penuhanan yang semula menjadikan Allah swt sebagai Tuhan yang benar kepada hawa nafsu yang cenderung mengarahkan manusia pada kesesatan.
Atfah memerintahkan kita memperhatikan masalah ini se-bagaimana terungkap dalam firman-Nya: yang artinya

 

"Maka pernahkah kamu melihat orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai Tuhannya dan Allah membiarkannya berdasarkan ilmu-Nya dan Allah telah mengunci mati pendeng¬aran dan hatinya dan meletakkan tutupan atas penglihatannya? Maka siapakah yang akan memberinya petunjuk sesudah Allah (membiarkannya sesat). Maka mengapa kamu tidak mengambil pelajaran?" (QS. al-Jaatsiyah: 23).
Lalu apa yang bisa kita lakukan agar kita tak dikalahkan oleh hawa nafsu, tapi nafsulah yang harus dalam kendali? Allah swt. yang selalu menyayangi dan memperhatikan kepentingan dan kebahagiaan hambanya memberi solusi jitu, yaitu puasa. Dengan ibadah puasa, maka manusia akan berhasil mengendalikan hawa nafsunya yang membuat jiwanya menjadi kuat, bahkan dengan demikian, manusia akan memperoleh derajat yang tinggi seperti layaknya malaikat yang suci dan ini akan membuatnya mampu mengetuk dan membuka pintu-pintu langit hingga segala do’anya dikabulkan oleh Allah swt. Rasulullah saw. bersabda yang artinya: "Ada tiga golongan orang yang tidak ditolak do’a mereka: orang yang berpuasa hingga berbuka, pemimpin yang adil dan do’a orang yang dizalimi." (HR. Tirmidzi). Tak ada yang tak ingin do’anya senantiasa didengar dan dikabulkan, bukan?

 







comments powered by Disqus
Al-Qur'an Online

Anda juga bisa menggunakan navigasi berdasarkan surat yang telah disediakan dibawah ini:

Audio Ceramah
Zina Menghapus Rezeki
KH. Yusuf Mansyur Zina Menghapus Rezeki
Rahasia Tenang Dunia Akhirat
K.H Abdullah Gymnastiar Rahasia Tenang Dunia Akhirat
Kun Fayakun
KH. Yusuf Mansyur Kun Fayakun
connect with abatasa