Or signin with Logo Abatasa
Forgot password?
Belum Jadi Member
Daftar Sekarang
Pustaka » Hikmah » » Lailatul Qadar
Lailatul Qadar
Lailatul Qadar merupakan hadiah Allah kepada kita. Di dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari dari Abu Hurairah, Rasulullah saw.
Kamis, 09 Agustus 2012

Lailatul Qadar merupakan hadiah Allah kepada kita. Di dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari dari Abu Hurairah, Rasulullah saw. bersabda, "Barangsiapa melakukan qiyam Lailatul Qadar dengan penuh keimanan dan pengharap-an, (maka) dosa-dosanya yang telah lalu diampuni." Juga doa yang diajarkan Rasulullah saw. saat menjumpai Lailatul Qadar adalah "Wahai Allah sesungguhnya Engkau adalah Maha Pemberi Maaf, Engkau mencintai pemaafan karena itu berikanlah maaf kepadaku." (HR. Ibnu Majah)
Sehingga, dari kedua hadis tersebut menunjukkan bahwa dianjurkan bagi setiap yang menginginkan Lailatul Qadar agar menghidupkan malam itu dengan berbagai ibadah, seperti: shalat malam, tilawah al-Qur’an, dzikir, doa, dan amal-amal saleh lainnya. Dan orang yang menghidupkan malam itu dengan amal- amal ibadah akan merasakan ketenangan hati, kelapangan dada, dan kelezatan dalam ibadahnya itu karena semua itu dilakukan dengan penuh keimanan dan mengharapkan ridha Allah swt.
Jika kita ingin menggenggam Lailatul Qadar, dapatkah ia dilihat oleh mata?
Dua tokoh ulama’ Arab Saudi, Sheikh Abdul Aziz bin Baaz dan Sheikh Salleh Munajjid berkata: "Malam Qadar boleh
dilihat dengan mata kepada siapa yang diberi taufik oleh Allah swt. dan dengan menggunakan tanda-tandanya. Para sahabat r.h. mencarinya berdasarkan tanda-tandanya, tetapi tiada laporan yang mengatakan mereka telah melihatnya. Akan tetapi tidak ada larangan mencari hasil fadilah bagi siapa yang beriman dan bersungguh-sungguh", kata beliau.
Sheikh Al-Sya’rawi menjelaskan, "Satu pun di antara makhluk Allah tidak melihat Lailatul Qadar, melainkan Rasu-lullah saw. Ini adalah satu keistimewaan yang diberikan kepada Rasul-Nya. Selain itu, ada beberapa orang yang dilaporkan pernah melihatnya. Mereka yang melihatnya berkata-kata kepada Rasulullah yang melihat beliau pandangan di dalam tidur mereka, seolah-olah berkata: "Aku melihat sebagaimana aku sujud di dalam air yang melimpah, kemudian menjadi pagi hari 23, mereka melihat masjid-masjid di sepanjang malam tersebut. Langit seolah-olah ingin hujan, Rasulullah sujud sehingga kelihatan dahi di atas tangannya dan kami mengetahui bahwa di sini adalah Lailatul Qadar di dalam tahun dan malam itu."







comments powered by Disqus
Al-Qur'an Online

Anda juga bisa menggunakan navigasi berdasarkan surat yang telah disediakan dibawah ini:

Audio Ceramah
Zina Menghapus Rezeki
KH. Yusuf Mansyur Zina Menghapus Rezeki
Rahasia Tenang Dunia Akhirat
K.H Abdullah Gymnastiar Rahasia Tenang Dunia Akhirat
Kun Fayakun
KH. Yusuf Mansyur Kun Fayakun
connect with abatasa