Or signin with Logo Abatasa
Forgot password?
Belum Jadi Member
Daftar Sekarang
Pustaka » Muamalah » » Panduan Ramadhan
Panduan Ramadhan
Alhamdulillahirabbil’alamiin puji syukur kita panjatkan kehadrat Allah SWT atas limpah karunianya, kita telah sampai pada bulan suci Ramadhan tahun 1427 Hijrah. Seluruh umat Islam di dunia menyambut kedatangan bulan suci ini dengan gembira. Dimana di Bulan Ramadhan seluruh amal manusia dilipatgandakan baik yang sunnah maupun yang wajib.
Selasa, 00 0000

Alhamdulillahirabbil’alamiin puji syukur kita panjatkan kehadrat Allah SWT atas limpah karunianya, kita telah sampai pada bulan suci Ramadhan tahun 1427 Hijrah. Seluruh umat Islam di dunia menyambut kedatangan bulan suci ini dengan gembira. Dimana di Bulan Ramadhan seluruh amal manusia dilipatgandakan baik yang sunnah maupun yang wajib.

Amalan sunnah mendapat ganjaran pahala seperti amalan wajib di 11 bulan. Amalan wajib mendapat ganjaran pahala 70-700 kali oleh Allah SWT. Bahkan para sahabat Nabi Muhammad SAW jauh-jauh hari telah melakukan persiapan. Baik itu persiapan mental, fisik, dan ruhaniah.

Sejak bulan Rajab dan Sya'ban. Ini dapat dilihat dari doa mereka, "Ya Allah berikanlah kepada kami keberkatan pada bulan Rajab dan Sya'ban, serta sampaikanlah kami kepada Ramadhan."

Nabi Muhammad SAW menjelaskan, “Bulan Ramadhan sebagai syahrul azhim mubarak, yakni bulan yang sangat agung dan berlimpah keberkahan serta kebaikan. Bulan yang pada sepuluh hari pertamanya tercurah rahmat, sepuluh hari keduanya berlimpah maghfirah (ampunan) dan sepuluh hari terakhirnya pembebasan dari api neraka.

Setiap muslim wajib membekali dirinya dengan persiapan maksimal yang berkaitan dengan ibadah Ramadhan agar secara internal bersedia memasuki bulan Ramadhan.

Dalam menyambut bulan Ramadhan seorang muslim berupaya sekuat tenaga untuk meningkatkan keilmuan, pemahamanya mengenai apa yang mesti diperbuat dan dihindarinya selama bulan Ramadhan. Agar pahala shaumnya tidak berkurang bahkan hilang.

Diantaranya adalah persiapan Pertama, I'dad Ruhi Imani, yakni persiapan ruh keimanan. Dalam surah At-Taubah Allah melarang kita melakukan berbagai maksiat dan kedhaliman sejak bulan Rajab. Tapi bukan berarti di bulan lain dibolehkan. Hal ini dimaksudkan agar sejak bulan Rajab iman kita sudah meningkat. Jadi bulan Rejab dan Sya'ban adalah masa pemanasan (warming up) sehingga ketika mula start memasuki Ramadhan kita sudah boleh meluncur seperti biasa tidak mendapat hambatan.

Kedua, adalah I'dad Jasadi, yakni persiapan fisik. Seorang muslim membutuhkan kondisi fisik yang prima. Apabila kondisi fisiknya lemah, seorang muslim tidak akan dapat menggapai kemuliaan-kemuliaan yang dilimpahkan Allah di bulan Ramadhan. Oleh karena itu, pada bulan Rajab Nabi Muhammad SAW dan para sahabat membiasakan diri melatih fisik dan mental dengan melakukan puasa sunnah, banyak berinteraksi dengan al-Qur'an, biasa bangun malam (qiyamul-lail) dan meningkatkan urusan dunia (mencari nafkah) untuk disedekahkan pada bulan Ramadhan.

Ketiga, adalah I'dad Maliyah, yakni persiapan harta. Jangan salah paham, persiapan harta bukan untuk membeli keperluan logistik buka puasa atau kue-kue lebaran sebagaimana yang menjadi tradisi kita selama ini, namun untuk melipatgandakan sedekah, karena Ramadhan merupakan bulan membanyakkan sedekah. Pahala bersedekah pada bulan ini berlipat ganda dibanding bulan biasa.

Keempat, adalah I'dad Fikri wa Ilmi, yakni persiapan fikiran dan ilmu. Agar ibadah di bulan Ramadhan dapat di optimal, sehingga butuh wawasan dan tashawur (persepsi) yang benar tentang Ramadhan. Caranya dengan membaca berbagai bahan rujukan dan menghadiri majlis ilmu tentang Ramadhan, hingga ibadah Ramadhan kita dapat sempurna sesuai tuntutan Rasulullah. Menghafal ayat-ayat dan doa-doa yang berkait dengannya, menguasai berbagai masalah dalam fiqh puasa dan lain-lain juga penting dilakukan.

Bila seorang muslim ingin sukses di bulan Ramadhan, Pertama, meningkatkan kualitaspuasa yang tidak hanya menahan diri daripada makan dan minum tetapi juga melatih jiwa untuk mulai berfikir dan berperilaku hidup Islami.

Kedua, meningkatkan interaksi dengan al-Qur'an. Inilah hikmahnya Al-Qur'an diturunkan pada bulan Ramadhan agar kita mengambil iktibar (pelajaran) untuk meningkatkan interaksi dengan Al-Quran melalui membaca, memahami dan mengikuti tuntutan Al-Quran. Mustahil orang akan bertaqwa kalau tidak mengkaji Al-
Qur'an.

Ketiga, memperhatikan aturan-aturan Allah dan tidak dilanggar agar terbentuk kedisiplinan diri untuk tidak menyeleweng dari garis ketentuan Allah. Keempat, beri'tikaf di masjid pada 10 hari terakhir yang menandakan dekatnya hubungan kita dengan Allah karena selalu berada di dalam masjid, dengan jalan zikir, ibadah dan bertafakur.

Kelebihan Puasa Daripada Rujukan Al Quran Dan Hadith

• "Berpuasalah, kerana puasa membawa kebaikan kepada kamu, sekiranya kamu mengetahuinya." (surah Al Baqarah: 184)
• "Berpuasalah kamu niscaya kamu menjadi sehat." (Hadits)
• "Tiap-tiap kebajikan yang di-kerjakan oleh manusia akan dibalaskan 10 kali ganda hingga 700 kali ganda, kecuali puasa dikerjakan oleh hambaKu untuk Aku, maka Aku (Allah) akan membalaskannya." (Riwayat Abu Hurairah).
• "Bagi orang yang berpuasa ada dua kegembiraannya, gembira ketika berbuka dan gembira ketika berjumpa dengan TuhanNya (di hari Kiamat)." (Riwayat Abu Hurairah).
• "Puasa itu menjadi perisai." (Riwayat Bukhari dan Muslim)
• "Doa orang yang berpuasa tidak sekali-kali akan ditolak oleh Allah." (Riwayat Tarmizi).

Kelebihan bulan Ramadan

• Allah swt mengutamakan bulan Ramadan dari bulan-bulan yang lain. Diberi kelebihan pada segala amal kebajikan yang diusahakan seorang Muslim di dalamnya.
• Sabda Nabi Muhammad saw di dalam sebuah hadis yang bermaksud: "Telah datang kepada kamu bulan Ramadan, yang penuh berkat, Allah memberi perlindungan kepada kamu menurunkan rahmatNya, membersih-kan dosa-dosa, mengkabulkan doa, Ia (Allah) akan memberikan perhatian yang sungguh-sungguh kepada segala kebajikan kamu dan para malaikat mengalu-alukan kamu; maka per-lihatkanlah kepada segala perkara yang baik-baik. Sesungguhnya orang yang jahat itu yang diharamkan oleh Allah daripada mendapat rahmatNya."

Sebab-sebab bulan Ramadan Diutamakan

• "Bulan Ramadan, yang diturunkan di dalamnya Al Quran menjadi petunjuk kepada manusia." (Al Baqarah: 185).
• “Adanya malam Lailatul Qadar "Malam Lailatul Qadar (malam penentuan) lebih utama daripada 1000 bulan." (Al Qadr: 3).
• Puasa sepanjang bulan Ramadan "Barangsiapa yang mengerjakan puasa di bulan Ramadan dengan penuh keimanan kepada Allah dan benar-benar mengharapkan keampunan, nescaya Allah akan mengampunkan dosa-dosanya yang telah lalu." (Riwayat Bukhari dan Muslim).
• Ibadat dalam bulan Ramadan "Barangsiapa yang membuat satu kebajikan di bulan Ramadan akan dibalas sepuluh kali ganda dan barang-siapa mengerjakan keburukan akan dibalas menurut apa yang dibuatnya." (Hadits).
• Membersihkan diri dengan mengeluarkan zakat fitrah "Rasulullah saw telah mewajibkan zakat fitrah pada bulan Ramadan sebanyak satu sa' (2.3 kg) kurma atau gandum kepada tiap-tiap orang Islam merdeka atau hamba lelaki atau perem-puan." (Riwayat Bukhari dan Muslim) Bulan Ramadan bulan yang penuh dengan berkat, rahmat dan kasih mesra antara makhluk-makhluk Allah yang hidup di bumi Allah ini.

***

Puasa artinya menahan diri dari makan dan minum dan dari segala perbuatan yang boleh membatalkan puasa, mulai dari terbit fajar hinggalah terbenam matahari selama bulan Ramadhan. Umat Islam juga dikehendaki menahan diri daripada menipu, berkata-kata yang buruk atau sia-sia, dan daripada bertengkar atau bergaduh. Ini kerana puasa merupakan medan latihan kesabaran, kejujuran dan bertolak ansur sesama sendiri. Maka secara tidak langsung, puasa juga menolong menanam sikap yang baik dan berbudi. Dan kesemuanya itu diharapkan berlanjutan ke bulan-bulan berikutnya, dan tidak hanya pada bulan puasa.

Perintah wajib puasa turun pada bulan Sya’ban Tahun 2 Hijrah.

Sebagaimana firman Allah SWT dalam QS Al-Baqarah : 183, “Wahai orang-orang yang beriman, telah diwajibkan ke atas kamu berpuasa sebagaimana telah diwajibkan ke atas umat-umat yang sebelum kamu, semoga kamu menjadi orang-orang yang bertaqwa. “

Imam Abu Hamid al-Ghazali dalam bukunya Ihya al-'Ulumuddin telah membahagikan puasa itu kepada 3 tingkatan:

1. Puasanya orang awam (shaum al-'umum): menahan diri dari perkara-perkara yang membatalkan puasa seperti makan dan minum.
2. Puasanya orang khusus (shaum al-khusus): turut berpuasa dari panca indera dan seluruh badan dari segala bentuk dosa.
3. Puasanya orang istimewa, super khusus (shaum al-khawasi al-khawas): turut berpuasa 'hati nurani', iaitu tidak memikirkan sangat soal keduniaan.

Syarat Wajib Puasa: Islam, Mukalaf, Berkuasa/Mampu untuk berpuasa, sehat jasmani dan rohani. Syarat Sah Puasa : Orang Islam, Mumayyiz (dapat membedakan yang baik dan buruk), suci daripada haid dan nifas, sempurna akal fikirannya pada hari itu. dalam waktu yang dibolehkan berpuasa, bukan waktu yang diharam puasa. Rukun Puasa : Berniat pada malam harinya, Imsak (menahan diri dari perkara-perkara yang membatalkan puasa mulai terbit fajar hingga terbenam matahari). Sunat-sunat puasa : Makan sahur serta melambatkannya, menyegerakan berbuka dan sunat berbuka dengan buah kurma atau benda-benda yang manis atau air, menjamu orang-orang berbuka puasa, memperbanyakkan ibadah dan berbuat kebaikan. Hal-hal yang Membatalkan Puasa : Makan dan minum dengan sengaja, muntah dengan sengaja, bersetubuh atau keluar mani dengan sengaja, keluar darah haid atau nifas, gila (hilang akal), mabuk, merokok. Orang-orang yang Diizinkan Berbuka : Orang yang sakit, musafir (perjalanan),orang tua yang sudah lemah, orang yang hamil dan ibu yang menyusukan anak.

***

Doa Harian Ramadhan

Doa hari – 1

Yaa Allah! Jadikanlah puasaku sebagai puasa orang-orang yang benar-benar berpuasa. Dan ibadah malamku sebagai ibadah orang-orang yang benar-benar melakukan ibadah malam. Dan jagalah aku dan tidurnya orang-orang yang lalai. Hapuskanlah dosaku … Wahai Tuhan sekalian alam!!Dan ampunilah aku, Wahai Pengampun para pembuat dosa.

Doa hari – 2

Yaa Allah! Dekatkanlah aku kepada kenidloan-MU dan jauhkanlah aku dan kemurkaan serta balasan-MU. Berilah aku kemampuan untuk membaca ayat-ayat-MU dengan rahmat-MU, Wahai Maha Pengasih dad semua Pengasih!!

Doa hari – 3

Yaa Allah! Berikanlah aku rizki akal dan kewaspadaan. dan jauhkanlah aku dari kebodohan dan kesesatan. Sediakanlah bagian untukku dari segala kebaikan yang KAU turunkan, demi kemurahan-MU, Wahai dzat Yang Maha Dermawan dari semua dermawan!

Doa hari – 4

Yaa Allah! Berikanlah kekuatan kepadaku, untuk menegakkan perintah-perintah-MU, dan berilah aku manisnya bendzikin mengingat-MU. Berilah aku kekuatan untuk menunaikan syukur kepada-MU, dengan kemuliaan- MU. Dan jagalah aku dengan penjagaan-MU dan perlindungan-MU, Wahai dzat Yang Maha Melihat.

Doa hari – 5

Yaa Allah! Jadikanlah aku diantara orang-orang yang memohon ampunan, dan jadikanlah aku sebagai hamba-MU yang sholeh dan setia serta jadikanlah aku diantara Auliya’- MU yang dekat disisi-MU, dengan kelembutan-MU, Wahai dzat Yang Maha Pengasih di antara semua pengasih.

Doa hari – 6

Yaa Allah! Janganlah Engkau hinakan aku karena perbuatan maksiat terhadap-MU, dan janganlah Engkau pukul aku dengan cambuk balasan-MU. Jauhkanlah aku dari hal-hal yang dapat menyebabkan kemurkaan-MU, dengan anugerah dan bantuan-MU, Wahai puncak keinginan orang-orang yang berkeinginan!

Doa hari – 7

Yaa Allah! Bantulah aku untuk melaksanakan puasanya, dan ibadah malamnya. Jauhkanlah aku dari kelalaian dan dosa-dosanya. Dan berikanlah aku dzikir berupa dzikir mengingat-MU secara berkesinambungan, dengan Taufiq- MU, Wahai Pemberi Petunjuk orang-onang yang sesat.

Doa hari – 8

Yaa Allah! Berilah aku rizki berupa kasih sayang terhadap anak-anak yatim dan pemberian makan, serta penyebaran salam, dan pergaulan dengan orang-onang mulia, dengan kemuliaan-MU, Wahai tempat berlindung bagi orang-orang yang berharap

Doa hari – 9

Yaa Allah! Sediakanlah untukku sebagian dari rahmat-MU yang luas, dan beriknalah aku petunjuk kepada ajaran- ajaran-MU yang terang, dan bimbinglah aku menuju kepada kerelaan-MU yang penuh dengan kecintaan-MU, Wahai harapan orang-orang yang rindu.

Doa hari – 10

Yaa Allah! Jadikanlah aku diantara orang-orang yang bertawakkal kepada-Mu, dan jadikanlah aku diantara orang- orang yang menang disisi-MU, dan jadikanlah aku diantara orang-orang yang dekat kepada-MU dengan ikhsan-MU, Wahai Tujuan orang-orang yang memohon.

Doa hari – 11

Yaa Allah! Tanamkanlah dalam diriku kecintaan kepada perbuatan baik, dan tanamkanlah dalam diriku kebencian terhadap kemaksiatan dan kefasikan. Jauhkanlah dariku kemurkaan-MU dan api neraka dengan pertolongan-MU, Wahai Penolong orang-orang yang meminta pertolongan.

Doa hari – 12

Yaa Allah! Hiasilah diriku dengan penutup dan kesucian. Tutupilah diriku dengan pakaian qana’ah dan kerelaan. Tempatkanlah aku di atas jalan keadilan dan sikap tulus. Amankanlah diniku dari setiap yang aku takuti dengan penjagaan-MU, Wahai penjaga orang-orang yang takut.

Doa hari – 13

Yaa Allah! Sucikanlah diriku dari kekotoran dan kejelekan. Berilah kesabaran padaku untuk menenima segala ketentuan. Dan berilah kemampuan kepadaku untuk bertaqwa, dan bergaul dengan orang-orang yang baik dengan bantuan-MU,Wahai Dambaan orang-orang miskin.

Doa hari – 14

Yaa Allah! Janganlah.Engkau hukum aku, karena kekeliruan yang kulakukan. Dan ampunilah aku dari kesalahan-kesalahan dan kebodohan. Janganlah Engkau jadikan diriku sebagai sasaran bala’ dan malapetaka dengan kemualian-MU, Wahai Kemulian kaum Muslimin.

Doa hari – 15

Yaa Allah! Berilah aku rizki berupa ketaatan orang-orang yang khusyu’. Dan lapangkanlah dadaku dengan taubatnya orang-orang yang menyesal, dengan keamanan-MU, Wahai Keamanan untuk orang-orang yang takut.

Doa hari - 16

Yaa Allah! Berilah aku kemampuan untuk hidup sebagaimana kehidupan orang-orang yang baik. Dan jauhkanlah aku dari kehidupan bersama orang-orang yang jahat. Dan naungilah aku dengan rahmat-MU hingga sampai kepada alam akhirat. Demi ketuhanan-MU Wahai Tuhan seru sekalian alam.

Doa hari – 17

Yaa Allah! Tunjukkanlah aku kepada amal kebajikan dan penuhilah hajat serta cita-cita-ku. Wahai Yang Maha Mengetahui keperluan, tanpa pengungkapan permohonan. Wahai Yang Maha Mengetahui segala yang ada didalam hati seluruh isi alam. Sholawat atas Mohammad dan keluarganya yang suci.

Doa hari – 18

Yaa Allah! Sadarkanlah aku akan berkah-berkah yang terdapat di saat saharnya. Dan sinarilah hatiku dengan terang cahayanya dan bimbinglah aku dan seluruh anggota tubuhku untuk dapat mengikufi ajaran-ajarannya, Demi cahaya-Mu Wahai Penerang hati para arifin.

Doa hari – 19

Yaa Allah! Penuhilah bagianku dengan berkah-berkahnya, dan mudahkanlah jalanku menuju kebaikan-kebaikannya. Janganlah Kau jauhkan aku dari ketertedmaan kebaikan- kebaikannya, Wahai Pemberi petunjuk kepada kebenaran yang terang.

Doa hari – 20

Yaa Allah! Bukakanlah bagiku pintu-pintu sorga dan tutupkanlah bagiku pintu-pintu neraka, dan berikanlah kemampuan padaku untuk membaca AI-Quran Wahai Penurun ketenangan di dalam hati orang-orang Mu’min.

Doa hari – 21

Yaa Allah! berilah aku petunjuk menuju kepada keridloan- MU. Dan janganlah Engkau beri jalan kepada setan untuk menguasaiku. Jadikanlah sorga bagiku sebagai tempat tinggal dan peristirahatan, Wahai Pemenuh keperluan orang- orang yang meminta.

Doa hari – 22

Yaa Allah! Bukakanlah bagiku pintu-pintu karunia-MU, turunkan untukku berkah-berkahmu. Berilah kemampuan untukku kepada penyebab-penyebab keridloan-MU, dan tempatkanlah aku di dalam sorga-MU yang luas, Wahai Penjawab doa orang-orang yang dalam kesempitan.

Doa hari – 23

Yaa Allah! Sucikanlah aku dari dosa-dosa, dan bersihkanlah diriku dari segala aib. Tanamkanlah ketaqwaan di dalam hatiku, Wahai Penghapus kesalahan onang-orang yang berdosa.

Doa hari – 24

Yaa Allah! Aku memohon kepada-MU hal-hal yang mendatangkan keridloan-MU, dan aku berlindung dengan- MU dan hal-hal yang mendatangkan kemarahan-MU, dan aku memohon kepada-MU kemampuan untuk mentaati-MU serta menghindari kemaksiatan tenhadap-MU, Wahai Pemberi para peminta.

Doa hari – 25

Yaa Allah! Jadikanlah aku orang-.orang yang mencintai Auliya-MU dan memusuhi musuh-musuh MU. Jadikanlah aku pengikut sunnah-sunnah penutup Nabi-MU, Wahai Penjaga hati para Nabi.

Doa hari – 26

Yaa Allah! Jadikanlah usahaku sebagai usaha yang disyukuri, dan dosa-dosaku diampuni, amal perbuatan ku diterima, dan seluruh aibku ditutupi, Wahai Maha Pendengar dan semua yang mendengar.

Doa hari – 27

Yaa Allah! Rizkikanlah kepadaku keutamaan Lailatul Qadr, dan ubahlah perkara-perkaraku yang sulit menjadi mudah. Terimalah permintaan maafku, dan hapuskanlah dosa dan keslahanku, Wahai Yang Maha Penyayang terhadap hamba- hambanya yang sholeh.

Doa hari – 28

Yaa Allah! Penuhkanlah hidupku dengan amalan-amalan Sunnah, dan muliakanlah aku dengan terkabulnya semua permintaan. Dekatkanlah perantaraanku kepada-MU diantara semua perantara, Wahai Yang tidak tersibukkan oleh permintaan orang-orang yang meminta.

Doa hari – 29

Yaa Allah! Liputilah aku dengan rahmat dan benikanlah kepadaku Taufiq dan penjagaan. Sucikanlah hatiku dan noda-noda fitnah wahai pengasih terhadap hamba- hambaNYA yang Mu’min.

Doa hari – 30

Yaa Allah! Jadikanlah puasaku disertai dengan syukur dan penerima di atas jalan keridloan-MU dan keridloan Rasul. Cabang-cabangnya kokoh dan kuat berkat pokok-pokoknya, Demi kenabian Mohammad dan keluarganya yang suci, dan segala puji bagi Allah Tuhan sekalian alam.
 







comments powered by Disqus
Al-Qur'an Online

Anda juga bisa menggunakan navigasi berdasarkan surat yang telah disediakan dibawah ini:

Audio Ceramah
Zina Menghapus Rezeki
KH. Yusuf Mansyur Zina Menghapus Rezeki
Rahasia Tenang Dunia Akhirat
K.H Abdullah Gymnastiar Rahasia Tenang Dunia Akhirat
Kun Fayakun
KH. Yusuf Mansyur Kun Fayakun
connect with abatasa