Or signin with Logo Abatasa
Forgot password?
Belum Jadi Member
Daftar Sekarang
Pustaka » Sejarah » Nabi & Rasul » Nabi dan Rosul
Nabi dan Rosul
NABI DAN ROSUL adalah manusia-manusia pilihan yang bertugas memberi petunjuk kepada umat manusia tentang keesaan Allah SWT, dan membina mereka agar melaksanakan ajaran-Nya.
Rabu, 02 November 2011

NABI DAN ROSUL adalah manusia-manusia pilihan yang bertugas memberi petunjuk kepada umat manusia tentang keesaan Allah SWT, dan membina mereka agar melaksanakan ajaran-Nya. Perbedaannya, seorang Nabi menerima wahyu dari Allah SWT untuk dirinya sendiri tanpa berkewajiban menyampaikannya kepada orang lain. Sedangkan Rosul adalah seorang Nabi yang diutus menyampaikan wahyu kepada umatnya.

Allah SWT berfirman dalam Al-Qur`an: "Rosul-rosul itu Kami lebihkan sebagian mereka dari sebagian yang lain. Di antara mereka ada yang Allah berfirman (langsung) dengannya dan sebagian lagi ada ditinggikan-Nya beberapa derajat." (QS. 2/Al Baqoroh: 253) "Sungguh Kami telah memberikan kelebihan kepada sebagian nabi-nabi atas sebagian (yang lain)." (QS. 17/Al Isro: 55) Kedua ayat tersebut menegaskan bahwa masing-masing nabi dan rosul rr emiliki kelebihan sendiri- sendiri. Kelebihan Nabi Muhammad saw adalah sebagai pemimpin seluruh umat manusia, dan diberi mukjizat Al-Qur`an.

Ciri-ciri nabi dan rosul dilukiskan delam Al Qur`an, "(ialah) or­ang-orang yang menyampaikan risalah-risalah (syariat-syariat) Allah, mereka takut kepada-Nya, dan tidak merasa takut kepada siapa pun selain Allah." (QS. 33/Al Ahzab: 39) Selebihnya, nabi dan rosul itu hanyalah manusia biasa. Rosul-rosul mereka berkata kepada mereka, "Kami hanyalah manusia seperti kamu, namun Allah memberi karunia kepada siapa yang Dia kehendaki di antara hamba-hamba-Nya. Tidak pantas bagi kami mendatangkan suatu bukti kepada kamu melainkan dengan izin Allah." (QS. 14 /Ibrohim: 11)

Allah mengutus rosul dengan hidayah dan agama. "Dialah yanf mengutus Rosul-Nya dengan petunjuk (Al-Qur`an) dan agama ijangbm untuk diunggulkan atas segala agama, walau orang-orang musyrik tidak menyukai." (QS. 9/At-Taubah: 33) Sungguh, Kamilah yang mengutus rosul-rosid, sebagai rahmat dari Tuhanmu. Sungguh Dia Maha Mendengar, Maha Mengetahui. (QS. 44/Ad-Dukhon: 5-6)

Sebagai umat Islam, kita wajib mentaati Nabi Muhammad Rosulullah saw. Katakanlah (Muhammad), "Taatilah Allah dan rosul. Jib kamu berpaling, ketahuilah bahwa Allah tidak menyukai orang-orang kafir." (QS. 3/Ali Tmron: 32) ``Wahai orang-orang yang beriman, taatilah AM. dan taatilah rosul, serta ulil amri (pemegang kekuasaan) di antaramu." (QS. i/An-Nisa`: 59) Tentu saja para pemegang kekuasaan yang harus kita taati adalah yang kebijakannya tidak bertentangan dengan Al-Qur`an dan Sunnah rosul.

Empat Sifat Nabi Dan Rosul

Para nabi dan rosul memiliki 4 sifat waj ib dan empat sifat mustahil, serta satu sifat jaiz.

  1. Shiddiq (benar), mustahil ia kizib (dusta). Artinya, nabi dan rosul bersifat benar baik dalam tutur-kata maupun perbuatannya, yakni sejalan atau sesuai dengan ajaran Allah SWT. "Kami anugerahkan kepada mereka sebagian rahmat Kami, dari Kami jadikan mereka buah tutur yang baik lagi mulia". (QS. 19/Maryam: 50)
  2. Amanah (jujur atau dapat dipercaya), mustahil khianat (curang), Artinya, para nabi dan rosul itu bersifat jujur dalam menerima! ajaran Allah SWT, serta memelihara keutuhannya dan menyampaikannya kepada umat manusia sesuai dengan kehendak-Nya, Mustahil mereka menyelewengkan atau berbuat curang atasi ajaran Allah SWT.
  3. Tabligh (menyampaikan wahyu kepada umatnya), mustahil kitman (menyembunyikan wahyu). Artinya para nabi dan rosul itu pasti menyampaikan seluruh ajaran Aliah SWT sekalipun! mengakibatkan jiwanya terancam. Dan katakanlah kepada orangI orang yang telah diberi Kitab dan kepada orang-orang yang buta hurujl "Sudahkah kamu masuk Islam?" Jika mereka masuk Islam berarti mereka telah mendapat -petunjuk, tetapi jika mereka berpaling, maka kewajibanmu hanyalah menyampaikan. Dan Allah Maha Melihat hamba-hamba-Nya. (QS. 3/Ali Imron: 20)
  4. Fathonah (bijaksana), mustahil jahlun (bodoh). Artinya, para nabi dan rosul itu bijaksana dalam semua sikap, perkataan, dan perbuatannya atas dasar kecerdasannya. Dengan demikian mustahil mereka dapat dipengaruhi oleh orang lain.

Satu sifat jaiz para nabi dan rosul, yaitu arodhul Basyariyah, artinya mereka juga memiliki sifat-sifat sebagaimana manusia pada umumnya seperti: makan, minum, tidur sakit, dan lain-lain sebagainya.







comments powered by Disqus
Al-Qur'an Online

Anda juga bisa menggunakan navigasi berdasarkan surat yang telah disediakan dibawah ini:

Audio Ceramah
Zina Menghapus Rezeki
KH. Yusuf Mansyur Zina Menghapus Rezeki
Rahasia Tenang Dunia Akhirat
K.H Abdullah Gymnastiar Rahasia Tenang Dunia Akhirat
Kun Fayakun
KH. Yusuf Mansyur Kun Fayakun
connect with abatasa