Or signin with Logo Abatasa
Forgot password?
Belum Jadi Member
Daftar Sekarang
Pustaka » Sejarah » Sahabat-sahabat Rasulullah SAW » Abu Huroiroh ra.
Abu Huroiroh ra.
Ia adalah seorang yatim yang miskin. Semula ia pembantu Busroh binti Ghozwan. Ia datang menghadap dan berbai’at kepada Muhammad Rosulullah saw., ketika beliau berada di Khoibar. Itu ia lakukan atas dorongan rindu kepada Rosul
Kamis, 29 Desember 2011

2.   Abu Huroiroh ra.

Ia adalah seorang yatim yang miskin. Semula ia pembantu Busroh binti Ghozwan. Ia datang menghadap dan berbai’at kepada Muhammad Rosulullah saw., ketika beliau berada di Khoibar. Itu ia lakukan atas dorongan rindu kepada Rosulullah saw. yang telah menyebarkan ajaran penuh damai dan kasih-sayang. Jadilah ia termasuk orang-orang yang masuk Islam di hari kemudian, tepatnya pada tahun ketujuh hijrah. Sekalipun demikian sejak menyatakan diri memeluk Islam, ia nyaris tidak pernah berpisah dengan Nabi saw., kecuali pada waktu tidur. Hal itu berlangsung sampai empat tahun hingga wafatnya Nabi saw.

Berkat daya ingatnya yang kuat, Abu Huroiroh menjadi sahabat yang paling banyak menghafal hadis. Tentu saja karena ia juga selalu mendampingi Nabi kemana pun beliau pergi. Dan setelah Rosulullah saw. wafat, ia terus-menerus menyampaikan hadis-hadits, sampai-sampai para sahabat curiga, dari mana datangnya hadits-hadits Abu Huroiroh, dan kapan ia mendengar dari Nabi? Menghadapi hal ini Abu Huroiroh ra. menerangkan, ’Sungguh kalian mengemukakan bahwa Abu Huroiroh terlampau banyak meriwayatkan hadits dari Rosulullah saw. Sungguh saya ini seorang miskin yang selalu mengikuti Rosulullah saw. dengan perut kenyang. Sementara kaum Muhajirin disibukkan oleh urusan jual-beli di pasar, sedangkan kaum Anshor sibuk mengurus harta-benda mereka. Saya selalu hadir di dekat Rosulullah saw. Suatu hari beliau bersabda: "Barangsiapa mengembangkan cadarnya sampai selesai ucapanku, sesudah itu melipatnya, maka dia tidak akan lupa sedikitpun apayaid didengarnya dariku’. Lalu mantel yang saya pakai selalu saya kembangkan (setiap Rosulullah saw. menyampaikan petuahnya). Demi Allah yang mengutus beliau membawa kebenaran, saya tidak lupa sedikit pun apa yang saya dengar dari beliau". (HR. Bukhori) Karena Abu Huroiroh ra. selalu mengikuti Rosulullah saw. kemanapun beliau pergi, maka ia tidak memiliki kesempatan mencari nafkah. Oleh karena itu makan dan minumnya diberi oleh Rosulullah saw.







comments powered by Disqus
Al-Qur'an Online

Anda juga bisa menggunakan navigasi berdasarkan surat yang telah disediakan dibawah ini:

Audio Ceramah
Zina Menghapus Rezeki
KH. Yusuf Mansyur Zina Menghapus Rezeki
Rahasia Tenang Dunia Akhirat
K.H Abdullah Gymnastiar Rahasia Tenang Dunia Akhirat
Kun Fayakun
KH. Yusuf Mansyur Kun Fayakun
connect with abatasa