Or signin with
Logo Abatasa Logo Abatasa
Forgot password?
Belum Jadi Member
Daftar Sekarang
Pustaka » Sejarah » Tahun, Bulan, Hari, Islam » Nama-Nama Bulan Islam
Nama-Nama Bulan Islam
Muharrom, nama bulan pertama. Artinya, yang diharamkan atau yang menjadi pantangan. Penamaan Muharrom, sebab pada bulan itu dilarang menumpahkan darah atau berperang. Larangan tersebut berlaku sampai masa awai Islam
Rabu, 26 Oktober 2011

Penamaan bulan-bulan dalam tahun Hijriyah disesuaikan dengan masa yang sedang mereka (Bangsa Arab) jalani.

  1. Muharrom, nama bulan pertama. Artinya, yang diharamkan atau yang menjadi pantangan. Penamaan Muharrom, sebab pada bulan itu dilarang menumpahkan darah atau berperang. Larangan tersebut berlaku sampai masa awai Islam. Namun larangan berperang pada bulan itu tidak berlaku lagi sejak turun firman Allah SWT, "Dan bunuhlah mereka di mana saja kamu jumpai, dan usirlah mereka dari tempat mereka telah mengusirmu. (Mekah)." (QS. 2/Al-Baqoroh: 191).
  2. Shofar, nama bulan kedua. Artinya, kosong. Penamaan Shofar, karena pada bulan itu semua orang laki-laki Arab dahulu pergi meninggalkan rumah untuk merantau, berniaga, dan berperang, sehingga pemukiman mereka kosong dari orang laki-laki.
  3. Robi’ul Awai, nama bulan ketiga. Berasal dari kata robi (menetap) dan awai (pertama). Maksudnya masa kembalinya kaum laki- laki yang telah meninggalkan rumah atau merantau. Jadi awai menetapnya kaum laki-laki di rumah. Pada bulan ini banyak peristiwa bersejarah bagi umat Islam. Antara lain: Nabi Muhammad saw. lahir, diangkat menjadi Rasul, melakukan hijrah, dan wafat pada bulan ini juga.
  4. Robi’ul Akhir, nama bulan keempat. Artinya, masa menetapnya kaum laki-laki untuk terakhir atau penghabisan.
  5. Jumadil Awal, nama bulan kelima. Berasal dari kata Jumadi (kering) dan awai (pertama). Penamaan Jumadil Awai, karena bulan ini merupakan awai musim kemarau.
  6. Jumadi Akhir, nama bulan keenam. Artinya, musim kemarau yang penghabisan.
  7. Rojab, nama bulan ketujuh. Artinya mulia. Penamaan Rojab, karena bangsa Arab tempo dulu sangat memuliakan bulan ini.
  8. Sya’ban, bulan kedelapan. Artinya berkelompok. Penamaan Sya’ban karena orang-orang Arab pada bulan ini, lazimnya berkelompok mencari nafkah.
  9. Romadhon, nama bulan kesembilan. Artinya sangat panas. Bulan Romadhon merupakan satu-satu mya bulan tersebut dalam Al-Qur’an. Satu bulan yang memiliki keutamaan, kesucian, dan aneka keistimewaan dikarenakan:
  10. a)   pertama kali Allah menurunkan ayat-ayat Al-Qur-an.

    b)   Allah SWT jadikan malam Lailatul Qodar, yakni malam yang sangat tinggi nilainya, karena para malaikat turun untuk memberkati orang-orang beriman yang sedang beribadah.

    c)    bulan ini ditetapkan sebagai waktu puasa wajib.

    d)   kaum muslimin dapat menaklukkan kaum musyrik dalam perang Badar Kubro.

    e)    Nabi Muhammad saw. berhasil mengambil alih kota Mekah dan mengakhiri penyembahan berhala oleh kaum musyrik.

     Dilihat dari fungsinya, bulan Romadhon memiliki beberapa nama, antara lain:

    a)    Syahrul Qur-an, adalah bulan pertama ayat-ayat Al-Qur’an diturunkan

    b)    Syahrul Tilawah, adalah bulan pembacaan Al-Qur’an. Maksudnya bulan untuk menekunkan diri (memperbanyak waktu) dengan membaca dan mempelajari Al-Qur’an.

    c)    Syahrul Shiyam, adalah bulan diwajibkan puasa bagi umat Islam.

    d)   Syahrul Shobri, adalah bulan untuk melatih kesabaran.

    e)    Syahrul Najah, adalah bulan pelepasan dari azab neraka (pengampunan).

    f)     Syahrul Rohmah, adalah bulan yang penuh limpahan rahmat.

  11. Syawal, nama bulan kesepuluh. Artinya, kebahagian. Mak­sudnya kembalinya manusia ke dalam fitrah (kesucian) karena usai menunaikan ibadah puasa dan membayar zakat serta saling bermaaf-maafan. Itulah yang membahagiakan.
  12. Zulqoidah, nama bulan kesebelas. Berasal dari kata Zul (pemilik) dan Qo’dah (duduk). Penamaan Zulqoidah, karena bulan itu merupakan waktu istirahat bagi kaum laki-laki Arab dahulu.
  13. Zulhijjah, nama bulan keduabelas. Artinya yang menunaikan haji. Penamaan Zulhijjah, sebab pada bulan ini umat Islam sejak Nabi Adam as. menunaikan ibadah haji.







comments powered by Disqus
Al-Qur'an Online

Anda juga bisa menggunakan navigasi berdasarkan surat yang telah disediakan dibawah ini:

Audio Ceramah
Zina Menghapus Rezeki
KH. Yusuf Mansyur Zina Menghapus Rezeki
Rahasia Tenang Dunia Akhirat
K.H Abdullah Gymnastiar Rahasia Tenang Dunia Akhirat
Kun Fayakun
KH. Yusuf Mansyur Kun Fayakun
connect with abatasa