Or signin with Logo Abatasa
Forgot password?
Belum Jadi Member
Daftar Sekarang
Pustaka » Telaah » » Dijamin Kaya jika Shalat Dhuha Anda Benar II
Dijamin Kaya jika Shalat Dhuha Anda Benar II
Untuk meraih kekayaan yang demikian, maka kita harus berangkat dari shalat Dhuha. Laksanakan shalat Dhuha dengan benar dan khusyuk, lalu aplikasikan nilai-nilainya dalam kehidupan secara konsisten, maka kita akan meraih ...
Rabu, 19 November 2014

B. Keajaiban dan Keistimewaan Shalat Dhuha dalam Melimpahkan Kekayaan (Rezeki)

Shalat Dhuha memang dikenal sebagai shalat sunnah yang berkaitan dengan shalat pemanggil rezeki. Ya, ini tidak salah. Oleh karena itu, modal utama yang perlu Anda tanamkan jika ingin kaya adalah mendirikan shalat Dhuha. Shalat Dhuha sebagai sarana yang tepat dan ampuh untuk memohon pertolongan Allah Swt. Sebab, siapa lagi penolong yang Maha Kaya, selain Allah Swt.? Dia-lahTuhan Yang Maha Kuasa sekaligus yang memberikan rezeki kepada semua makhluk-Nya di alam.

Maka, tidak ada jalan lain untuk keluar dari kemiskinan dan meraih kekayaan finansial, selain berusaha (bekerja) yang disertai memohon pertolongan kepada Allah Swt. dengan shalat Dhuha. Sebab, jika hanya berdoa, berarti kita tidak percaya terhadap sunnatullah (hukum alam), dalam artian bahwa rezeki itu harus dijemput dan tidak dapat hanya diam menunggu.
Keajaiban shalat Dhuha dalam melimpahkan kekayaan materi (rezeki) ini tidak hanya dalam konteks kekayaan duniawi, tetapi juga ukhrawi. Artinya, kita harus menjadikan kekayaan yang dimiliki memperoleh berkah dari Allah Swt., serta peran strategis kekayaan untuk meraih kebahagiaan di dunia dan akhirat.

Untuk meraih kekayaan yang demikian, maka kita harus berangkat dari shalat Dhuha. Laksanakan shalat Dhuha dengan benar dan khusyuk, lalu aplikasikan nilai-nilainya dalam kehidupan secara konsisten, maka kita akan meraih kekayaan serta kesuksesan finansial yang berkah di dunia dan akhirat.

C. Hanya Orang yang Khusyuk dalam Shalat Dhuha yang Dijamin Kaya

Bagaimana shalat yang mendatangkan pertolongan Allah Swt.? Dan, bagaimana shalat yang bisa membuat kita meraih rezeki-Nya yang melimpah? Mengenai hal ini, Allah Swt. berfirman:



"Ssungguhnya, beruntunglah orang-orang yang beriman, (yaitu) orang-orang yang khusyuk dalam sembahyangnya." (QS. al Mu`minuun [23]: 1-2).

Secara sederhana, khusyuk adalah kesadaran dan keyakinan transendental bahwa kita sedang menghadap dan berdialog dengan Allah Swt. Oleh karena itu, dalam shalat, semestinya tidak cukup hanya dengan melakukan gerakan-gerakan lahiriah, melainkan juga harus diikuti dengan kesadaran spiritual (inilah hakikat shalat).

Memang, jika kita melakukan shalat, tetapi tidak khusyuk, secara syariat (fiqh) dianggap sah karena sudah memenuhi syarat dan rukun shalat. Tetapi, itu bukanlah makna shalat bila tidak diikuti dengan kekhusyukan. Sedangkan, khusyuk merupakan ruh dari shalat karena mampu memberikan pengaruh positif dalam kehidupan.

Kekhusyukan (kesadaran dan keyakinan) akan membawa kita merasakan nikmatnya shalat, sekaligus merengkuh makna dan hikmah shalat untuk ditransformasikan ke dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, buah dari shalat yang khusyuk inilah yang akan membentuk pribadi muslim yang produktif dan semangat, yang akhirnya membuat kita menjadi orang kaya.

Shalat Dhuha merupakan solusi agar kita bisa mengatasi segala permasalahan dan kesulitan hidup yang dapat datang kapan pun. Dan, shalat Dhuha ini memiliki faedah berupa mampu memberikan jalan keluar dan mempermudah segala urusan kita, terutama saat kesulitan.

Namun, bukan berarti bahwa kita melakukan shalat Dhuha hanya ketika mempunyai masalah atau mengalami kesulitan. Sebab, dalam firman-Nya, Allah Swt. telah memerintahkan agar kita memohon pertolongan kepada-Nya dengan sikap sabar dan menjaga shalat dengan istiqamah.

Allah Swt. berfirman:



"Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan, sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali hagi orang-orang yang khusyuk, (yaitu) orang-orang yang meyakini bahwa mereka akan menemui Tuhannya, dan bahwa mereka akan kembali kepada-Nya." (QS. al-Baqarah |2|:45-46).

Sampai di sini, kita telah paham bahwa shalat Dhuha memudahkan rezeki seseorang. Namun, masalahnya, hati kita masih belum tergerak untuk melaksanakan shalat Dhuha. Kalaupun melaksanakannya, shalat yang kita lakukan barangkali sebatas formalitas, tanpa mengkhusyukkan diri ketika shalat dan tidak disertai ketundukan secara total kepada Allah Swt. Sehingga, shalat Dhuha yang dilakukan menjadi "kering" atau tidak berarti.

Keampuhan shalat Dhuha untuk membentuk karakter dan kepribadian sukses hanya dicapai jika shalat yang dilakukan penuh kekhusyukan. Oleh karena itu, saya yakin bahwa shalat yang dilakukan dengan khusyuk dan benar dapat mengantarkan pelakunya meraih kekayaan dan kemapanan finansial.

Di sinilah, al-Qur`an langsung memberikan jaminannya, sebagaimana yang telah ditegaskan dalam QS. al- Mu`minuun [23]: 1-2. Keberuntungan yang dimaksud dalam ayat ini tidak hanya bermakna keberuntungan yang berkaitan dengan kesuksesan akhirat ataupun mendapatkan pahala, tetapi juga keberuntungan yang sifatnya duniawi atau materi, seperti badan yang sehat dan rezeki yang melimpah.







comments powered by Disqus
Al-Qur'an Online

Anda juga bisa menggunakan navigasi berdasarkan surat yang telah disediakan dibawah ini:

Audio Ceramah
Zina Menghapus Rezeki
KH. Yusuf Mansyur Zina Menghapus Rezeki
Rahasia Tenang Dunia Akhirat
K.H Abdullah Gymnastiar Rahasia Tenang Dunia Akhirat
Kun Fayakun
KH. Yusuf Mansyur Kun Fayakun
connect with abatasa