Or signin with Logo Abatasa
Forgot password?
Belum Jadi Member
Daftar Sekarang
Pustaka » Ushul Fiqih » Kaidah - Kaidah Fikih » Kitab - Kitab Kaidah Fikih
Kitab - Kitab Kaidah Fikih
1. Kitab-kitab Kaidah Fikih Mazhab Hanafi | 2. Kitab-kitab Kaidah fikih Mazhab Maliki | 3. Kitab-kitab Kaidah Fikih Mazhab al-Syafi`i
Selasa, 27 November 2012

1. Kitab-kitab Kaidah Fikih Mazhab Hanafi

  • Ushul al-Karkhi (260-340 H) yang lebih dikenal dengan Abu Hasan al-Karkhi yang di dalamnya memuat 37 kaidah fikih.
  • Tasis al-Nazhar, karangan Abu Zaid al-Dabusi (w. 430 H). Di dalam kitab tersebut dicantumkan 86 kaidah fikih.
  • Al-Asybah wa al-Nazhair, karangan Ibnu Nuzaim (w. 970 H). Nama lengkapnya Zain al-Din bin Ibrahim bin Muhammad, terkenal dengan nama Ibnu Nuzaim al-Hanafi al Mishri, terdapat 25 kaidah.
  • Majami’ al-Haqaiq, karangan Abi said al-Khadimi seorang fakih mazhab Hanafi yang memuat 154 kaidah. Kaidah-kaidah fikihnya disusun berdasarkan abjad huruf Hijaiyah.
  • Majalah al-Ahkam al-Adliyah, yang disusun oleh ulama-ulama terkemuka Turki Usmani, yang diketuai oleh Ahmad Udat Basya, seorang ulama ahli hukum Islam terkenal yang pada waktu itu menjabat sebagai menteri kehakiman kekhalifahan Turki Usmani. Di dalamnya terdapat 99 kaidah di bidang fiqh muamalah dengan 1851 pasal.


2. Kitab-kitab Kaidah fikih Mazhab Maliki

  • Ushul al-Futiya fi al-Fiqh ‘ala Mazhab al-Imam Malik, karangan Ibnu Haris al-Husyni (w.361 H) meskipun dalam kitab ini lebih banyak dhabith daripada kaidah fikih.
  • Al-Furuq, karangan al-Qurafi (w. 684 H), nama lengkapnya, Abu Abbas Ahmad bin Idris bin Abdurahman Syihabuddin al-Qurafi. Dalam kitab ini tercantum tidak kurang dari 548 kaidah, meskipun al-Qurafi mencampurkan antara kaidah, clhabith, bahkan bahasan fikih, misalnya, perbedaan antara khiyar Majelis dan khiyar syarat disebut kaidah.
  • Al-Qawaid, karangan al-Maqari (w. 758 H) nama lengkapnya Muhammad bin Muhammad bin Ahmad, kitab ini memuat kurang lebih 100 kaidah.
  • Idhah al-Masalik ila Qawaid al-Imam Malik, karangan al-Winsyarisi (w. 914 H), nama lengkapnya Ahmad bin Yahya bin Muhammad, kitab tersebut mengandung 118 kaidah

3. Kitab-kitab Kaidah Fikih Mazhab al-Syafi’i

  • Qawaid al-Ahkam fi Mashalih al-Anam, karangan Izzuddin bin Abd al-Salam (577-660 H) yang digelari dengan Sultlian al-‘Ularna. Kitab ini mengembalikan seluruh kaidah kepada jalb al-mashalih wa daf’u al-mafasid (meraih maslahat danmenolak mafsadah). Hukum mubah, sunnah dan wajib adalah maslahat sedangkan makruh dan haram hukumnya mafsadah.
  • Al-Asybah wa al-Nazhair (w. 716 H), karangan Ibnu al-Wakil, nama lengkapnya Abdullah bin al-Murahili.
  • Al-Majmu al-Mudzhabfi Qawaid al-Mazliab, karangan Abu Sa’id al-Ala’i (w. 761 H), sering pula disebut Shalahuddin.
  • Al-Asybah wa al-Nazhair, karangan Taj al-Din Ibnu al-Subki (w. 771 H). Nama lengkapnya Abd al-Wahab bin Ali bin Tamam al-Subki. Yang menarik dari kitab
    al-Subki ini antara lain: kaidah disusun dengan menyebut kaidah-kaidah pokok (kaidah asasi), kemudian disusul dengan kaidah fikih yang penting dan disebutnya dengan al-qawaid al-ammah, karena tidak hanya berlaku pada bab-bab tertentu. Kemudian disusul dengan al-dhawabith al-fiqhiyah yang disebutnya dengan al-qawaid al-khashshah, kemudian membahas sebagian masalah-masalah fikih yang dicakup oleh kaidah-kaidah tadi.
  • Al-Mansurfi Tartib al-Qawaid al-Fiqhiyah atau al-Qawaid fi al Furu, karangan al-Zarkasyi (w. 794 H). Nama lengkapnya adalah Muhammad bin Bahadur bin Abdullah Badrudin al-Mishri al-Zarkasyi. Kitab ini menghimpun sekitar 100 kaidah, yang dirinci dengan dhabith-nya. Kitab ini kemudian diberi syarah komentar) oleh Sirajuddin Al-Ibadi (947 H).
  • Al-Asybah wa al-Nazhair, karangan Imam al-Sayuthi (w. 911 H). Nama lengkapnya adalah Abd al-Rahman bin Abi Bakar bin Muhammad, yang diberi gelar
    Jalaluddin dan terkenal dengan nama al-Sayuthiy al-Syafi’i. Dimulai dengan menjelaskan lima kaidah pokok, kemudian dijelaskan kaidah-kaidah fikih yang
    masih diikhtilafkan ulama yang terdiri dari 20 kaidah.
  • Al-lstighna fi al-Farqi wa al-lstitsna, karangan Badrudin al-Bakri. Dalam kitab tersebut dijelaskan tentang kaidah dan dhabith-nya serta kekecualiannya, yaitu masalah fikih yang tidak termasuk di dalam kaidah atau dhabith tersebut.


Dikutip dari : Kaidah - Kaidah Fikih
Penerbit : Kencana Prenda Media Grup
Prof. H. A. Djazuli







comments powered by Disqus
Al-Qur'an Online

Anda juga bisa menggunakan navigasi berdasarkan surat yang telah disediakan dibawah ini:

Audio Ceramah
Zina Menghapus Rezeki
KH. Yusuf Mansyur Zina Menghapus Rezeki
Rahasia Tenang Dunia Akhirat
K.H Abdullah Gymnastiar Rahasia Tenang Dunia Akhirat
Kun Fayakun
KH. Yusuf Mansyur Kun Fayakun
connect with abatasa