Or signin with
Logo Abatasa Logo Abatasa
Forgot password?
Belum Jadi Member
Daftar Sekarang
Pustaka » Fiqih »Ilmu Fiqih
Tempat Niat ( bagian 2 )

Apabila seseorang mengartikan talak dan al-`itq (makna syar`inya adalah `memerdekakan budak`) dengan selain makna syar`i, seperti lafal talak diartikan `terlepasnya ikatan rantai atau tali` atau `menggabungkan sesuatu dengan [...]

Tempat Niat ( bagian 1 )

Semua ulama bersepakat bahwa tempat niat adalah hati. Niat dengan hanya melafalkannya di lisan saja belum dianggap cukup. Melafalkan niat bukanlah suatu syarat, namun ia disunnahkan oleh jumhur ulama selain madzhab Maliki, de [...]

Kaidah - Kaidah Umum Syara yang Berhubungan Dengan Masalah Niat (bag 2)

Kaidah Ketiga: Yang Diakui dalam Akad adaiah Maksud dan Substansinya, bukan Lafai dan Bentuk Luarnya Kaidah ini lebih khusus apabila dibanding dengan kaidah sebelumnya, karena kaidah ini berhubungan dengan jenis-jenis akad [...]

Kaidah - Kaidah Umum Syara yang Berhubungan Dengan Masalah Niat

Para ulama meneliti hadits umar "innamal a`maalu bin-niyyat" dan membuat tiga kaidah yang bersumber dari hadits ini. Para mujtahid dan imam madzhab menggunakan ........ [...]

PENDAPAT MADZHAB HANAFI DALAM MASALAHTA YIN AL-MANWI

PENDAPAT MADZHAB HANAFI DALAM MASALAHTA YIN AL-MANWI (MENENTUKAN SECARA JELAS AMALAN YANG DINIATI) Madzhab Hanafi151 membagi masalah ta’yin al-manwi secara lebih terperinci, yaitu sebagai berikut. [...]

Hukum Niat ( Kewajiban Niat )

Hukum niat menurut jumhur fuqaha (selain madzhab Hanafi] adalah wajib apa-bila perbuatan yang dilakukan itu tidak sah jika tanpa niat seperti wudhu, rnandi (selain memandikan mayat), tayamum, berbagai macam shalat, zakat, pu [...]

Hakikat Niat Atau Definisi Niat

Kata Niat dalam bahasa Arab berarti mengingini sesuatu dan bertekad hati untuk mendapatkannya. Al-Azhari mengatakan bahwa kalimat ( Nawaakallahu ) artinya adalah ’semoga Allah menjagamu,` Orang Arab juga sering berkata (Nawaa [...]

Aturan-aturan Syara Dalam Memilih Pendapat yang Paling Mudah ( Bag2 )

3. Praktik memilih pendapat yang paling mudah ini hendaknya tidak menyebabkan terjadinya talfiq yang dilarang. Kami sudah menerangkan bentuk- bentuk talfiq yang dilarang, baik karena eksistensinya dilarang seperti menghalalka [...]

Aturan-aturan Syara Dalam Memilih Pendapat yang Paling Mudah

Sepanjang pengamatan saya, saya belu~ menemukan ulama ushul fiqih yang membahas secara khusus masalah ini. Namun demikian, aturan-aturan syara` dalam masalah memilih pendapat yang paling mudah, secara umu~ dapat dieksplor [...]

Hukum Talfiq Dalam Tuntutan - Tuntutan Syara

Cabang-cabang aturan syara` dapat dikelompokkan kepada tiga bagian: Aturan-aturan syara` yang dibangun di atas prinsip kemudahan dan kelonggaran, sehingga pelaksanaannya berbeda- beda disesuaikan dengan kondisi masing- m [...]

Bentuk - Bentuk Talfiq Yang Dilarang

Pendapat yang mengatakan boleh melakukan talfiq bukanlah mutlak semua bentuk talfiq, melainkan ia dibolehkan dalam batasan- batasan tertentu. Oleh sebab itu, ada juga praktik talfiq yang batal karena eksistensi talfiq itu.... [...]

Pendapat Ulama yang Membolehkan Talfiq

1. Pendapat ulama Hanafiyah Al-Kamal ibnul Humam dan juga muridnya Ibnu Amir al-Hajj dalam kitab at-Tahrir dan juga syarahnya berkata, "Sesungguhnya seorang muqallid boleh bertaklid kepada siapa saja yang ia kehendaki. Apabil [...]

TALFIQ

Yang dimaksud dengan talfiq adalah melakukan satu amalan yang tidak ada satu mujtahid pun yang berpendapat demikian. Dengan kata lain, apabila seseorang melakukan suatu amalan dengan bertaklid kepada dua madz hab atau lebih, [...]

Memilih Pendapat Dalam Masalah Talfiq Antara Madzhab [bag 2]

Imam ai-Qarafi al-Maliki, sebagian besar ulama madzhab Syafi`i, pendapat yang rajih di kalangan ulama Hanafi di antaranya adalah Ibnul Hummam dan pengarang Musallam ats-Tsubut mengatakan bahwa tatabbu` ar-rukhash adalah...... [...]

Memilih Pendapat Dalam Masalah Talfiq Antara Madzhab

Kita telah menerangkan bahwa seseorang tidak wajib konsisten mengikuti suatu madzhab tertentu. Dengan demikian, maka memilih pendapat yang paling mudah (tatabbu` ar-rukhash) dan melakukan talfiq di antara madzhab adalah per [...]

Istilah - Istilah Dalam Madzhab Hambali

Terdapat banyak riwayat dan pendapat dalam madzhab Ahmad bin Hambal. Ini terjadi karena Imam Ahmad mendapati ada hadits sesudah dia mengeluarkan fatwa berdasarkan ar-ra’yu (pendapat], atau karena tokoh madzhab (sahabat) mempu [...]

Istilah - Istilah Dalam Madzhab Syafi`i (bag 2)

5. Al-Madzhab, maksudnya adalah perbedaan pendapat tokok-tokoj madzhab dalam menceritakan pendapat madzhab. Sehingga perbedaan itu terjadi di antara dua thuruk atau lebih. Umpamanya adalah sebagian mereka menceritakan dalam [...]

Istilah - Istilah Dalam Madzhab Syafi`i

Lebih dari sepuluh masalah yang mempunyai dua atau lebih pendapat yang diriwayatkan dari Imam asy-Syafi`i, yaitu, dalam kasus khiyar ar-ru`yah (hak melihat barang}. Ada riwayat yang mengatakan bahwa Imam asy-Syafi`i membenark [...]

Istilah - Istilah Dalam Madzhab Maliki

Sama seperti dalam madzhab yang lain, dalam madzhab Maliki juga terdapat banyak pendapat (aqwal). Hal ini untuk menjaga maslahat orang banyak dan mempertimbangkan `uruf yang beragam. [...]

Istilah - Istilah Khusus Dalam Madzhab

B. ISTILAH-ISTILAH KHUSUS DALAM MADZHAB Ada istilah-istilah yang sering digunakan dalam setiap madzhab. Istilah ini digunakan dengan tujuan untuk meringkas, supaya tidak muncul rasa jemu dengan pengulangan dan juga untuk ... [...]



Awal « 2 3 4 5 6 7 » Akhir
Al-Qur'an Online

Anda juga bisa menggunakan navigasi berdasarkan surat yang telah disediakan dibawah ini:

Audio Ceramah
Zina Menghapus Rezeki
KH. Yusuf Mansyur Zina Menghapus Rezeki
Rahasia Tenang Dunia Akhirat
K.H Abdullah Gymnastiar Rahasia Tenang Dunia Akhirat
Kun Fayakun
KH. Yusuf Mansyur Kun Fayakun
connect with abatasa